Mar 132018
 

Titiek Soeharto: Tak Ada GBHN, Negara Melenceng

 

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi SE atau akrab pula disapa Titiek Soeharto berharap, Indonesia bisa menghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).

GBHN ini merupakan ketetapan rencana jangka panjang pembangunan negara era Orde Baru.

Menurut Titiek, selama ada GBHN di masa kepemimpinan Presiden Soeharto, pembangunan dapat dilakukan secara terarah dan terukur. Situasi politik terkendali, begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi, kebudayaan berkembang, dan keamanan terjaga.

Maka, dikatakan Titiek, setelah reformasi beberapa tahun, GBHN itu perlu dihidupkan kembali agar pembangunan terarah. Karena jika tanpa GBHN, tidak ada haluan negara, setiap kepala negara mempunyai kebijakan sendiri.

“GBHN saya rasa perlu, ya. Setelah reformasi berapa tahun, ternyata kita butuh GBHN. Kalau tidak ada GBHN, tidak ada haluan, negara melenceng. Setiap kepala negara punya kebijakan sendiri-sendiri,” kata Titiek kepada awak media pada peringatan Mengenang Bapak Pembangunan Indonesia “Pak Harto” di TMII Jakarta, Minggu (11/3/2018).

Untuk itu, Titiek berharap, pemerintah saat ini dan mendatang meneruskan hal yang baik dalam kepemimpinan era Soeharto dan mempertimbangkan untuk menghidupkan kembali GBHN.

Putri Presiden RI ke 2 Presiden Soeharto ini juga mengatakan, kalau Pak Harto senantiasa mengajarkan anak-anaknya untuk menjunjung tinggi Pancasila. Begitu pula dalam menjalankan roda pemerintahan.

Namun, pada masa sekarang, Titiek menilai, penerapan nilai-nilai Pancasila sudah luntur dalam kehidupan.

“Kelihatan Pancasila sudah luntur di sekolah, sudah tidak diajarkan. Pancasila ini benteng buat generasi muda, apalagi dengan maraknya narkoba dan seks bebas,” ujarnya.

Jika jiwa generasi muda sudah dibentengi dengan Pancasila, kata Titiek, tidak akan mudah terpengaruh oleh hal yang buruk.

“Saya kira itu ajaran Pak Harto. Saya kira Pancasila harus diajarkan lagi di sekolah,” pungkas Titiek.

 

Sumber : https://www.cendananews.com/2018/03/titiek-soeharto-tak-ada-gbhn-negara-melenceng.html

Admin

. Follow Admin on : Facebook, Google+, Twitter, linkedin

  One Response to “Titiek Soeharto: Tak Ada GBHN, Negara Melenceng”

  1. Beberapa tahun lalu saya pernah bermimpi rapat bertiga dengan pak harto dan SBY di salah satu ruangan istana negara, saat itu pak harto sangat marah dengan SBY , beliau merasa tidak cocok dengan GBHN buatan SBY yang ada di atas meja di ruangan dan membanting buku tebal karya SBY itu ke lantai, lalu beliau mengambil buku GBHN buatan saya dan membawanya ke ruangan sebelah, saya lalu mengikuti beliau…tapi saat melewati pintu ada orang pincang di tengah jalan yang ingin menjegal kaki saya, apa kira2 maksud tafsir mimpi itu? Sampai sekarang saya tidak tahu dan saya tidak berani cerita ke orang lain di lingkungan sekitar saya…

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.