Dec 092016
 

Kelompok Sadar Wisata Sendang Ngembel

Titiek Hediati Soeharto meminta kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dusun Beji Wetan, Sendangsari, Pajangan, Bantul, untuk segera membuat kelompok yang berbadan hukum atau setidaknya terdaftar di dinas terkait agar bisa mengakses berbagai bantuan Pemerintah. Wakil Komisi IV DPR RI tersebut mengatakan hal itu saat mengunjungi obyek wisata Sendang Ngembel yang dikelola Pokdarwis dusun setempat, Kamis (8/12/2016).

Titiek Soeharto dan potensi produk kerajinan batik kayu di Sendang Ngembel.

Titiek Soeharto dan potensi produk kerajinan batik kayu di Sendang Ngembel.

Sendang Ngembel merupakan obyek wisata rintisan yang dikelola pemuda dan pemudi Dusun Beji Wetan sejak tahun 2014. Sendang atau semacam kolam atau danau kecil itu memiliki sumber air dari sekitar tiga mata air yang berada di sejumlah titik di sendang tersebut. Sendang Ngembel sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan sejak dahulu telah dimanfaatkan sebagai irigasi pertanian di lima dusun sekitar. Debit air Sendang Ngembel tak pernah kering, meski di musim kemarau panjang sekali pun.

“Sendang Ngembel ini dulu lama terlantar. Airnya sangat keruh dan banyak sampah, di sekitarnya juga banyak pohon-pohon yang tidak terawat, sehingga terkesan kumuh,” ujar Ketua Pokdarwis Sendang Ngembel, Walidi, usai menerima kunjungan Titiek Hediati Soeharto yang didampingi anggota DPRD DI Yogyakarta Fraksi Partai Golongan Karya, Agus Subagyo.

Titiek Soeharto menebar benih ikan nila di Sendang Ngembel

Titiek Soeharto menebar benih ikan nila di Sendang Ngembel

Menurut Walidi, Sendang Ngembel mulai dikembangkan sebagai obyek wisata sejak tahun 2014, ketika mendapatkan dana bantuan dari program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI) Kabupaten Bantul sebesar Rp 500 juta. Dana tersebut kemudian digunakan untuk memperbaiki dinding sendang dan penataan ruang serta membangun sarana dan fasilitas penunjang sebagai obyek wisata.

“Usai pembangunan itu, jumlah pengunjung memang sangat besar. Namun, dua tahun setelah itu pengunjung mulai berkurang drastis hingga sekarang. Ini karena belum adanya pengembangan lain seperti fasilitas out bond dan lain-lain. Kami memang masih memiliki banyak keterbatasan. Di samping warga kami masih tergolong kurang mampu, juga kurangnya sumber daya manusia dan pendampingan,” katanya.

Titiek Soeharto menanam pohon mangga di sekitar Sendang Ngembel.

Titiek Soeharto menanam pohon mangga di sekitar Sendang Ngembel.

Titiek Soeharto Ingatkan Kelompok Produktif di Bantul Segera Membuat Badan Hukum

Keluhan yang juga disampaikan kepada Titiek Soeharto itu pun langsung menuai pertanyaan. Titiek mempertanyakan apa saja upaya yang telah dilakukan selama ini dan ternyata Pokdarwis serta kelompok usaha kecil setempat memang belum memiliki badan hukum atau belum terdaftar di dinas terkait sehingga sulit mendapatkan bantuan pendampingan dan permodalan. Karenanya, dengan tegas pula Titiek Soeharto meminta agar Pokdarwis Sendang Ngembel segera membuatnya, sehingga bisa mengakses berbagai bantuan Pemerintah, dan percepatan pembangunan serta pengembangan obyek wisata sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa segera tercapai.

“Saya selalu menekankan kepada kelompok-kelompok produktif di mana pun untuk segera mengurus badan hukum atau setidaknya mendaftarkan diri ke dinas-dinas terkait agar bisa mengakses berbagai bantuan. Pemerintah sudah menyediakan berbagai program bantuan dan itu harus dimanfaatkan,” tegas Titiek, yang dalam kunjungannya itu juga menebar ratusan ekor bibit ikan nila di Sendang Ngembel serta menanam pohon mangga di kawasan sendang sebagai tonggak pelestarian lingkungan sekaligus penunjang kawasan obyek wisata tersebut.

Sendang Ngembel sebagaimana yang terlihat sekarang, memang telah cukup berkembang jika dibandingkan lima tahun lalu. Namun, berbagai upaya pengembangan masih diperlukan agar bisa menarik wisatawan. Sendang Ngembel dengan keunikan sebuah meja atau altar dari batu di tengah sendang yang sudah ada sejak zaman dahulu, cukup membuat daya tarik sendang sebagai obyek wisata alternatif. Selain itu, warga sekitar Sendang Ngembel juga memiliki potensi kreatif lain, berupa kerajinan batik kayu beragam bentuk seperti topeng, wayang, dan sebagainya.

Sumber: CendanaNews

Khoiril Anwar

. Follow Khoiril Anwar on : Facebook, Google+, Twitter, linkedin

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)