May 152017
 

BANTUL — Selain memiliki peluang bisnis yang masih sangat luas, usaha budidaya itik atau anakan bebek, ternyata memiliki keuntungan yang sangat menjanjikan dari sisi ekonomi. Seperti dirasakan Kelompok Penetas Itik Unggul Mulyo, Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul. Meski belum genap berusia dua tahun, kelompok penetasan itik Unggul Mulyo ini bahkan telah mampu meraih juara di berbagai ajang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.

Titiek Soeharto.

Didirikan sejak 2015 lalu, Kelompok Penetasan Itik Unggul Mulyo awalnya hanya beranggota 4 orang yang telah lama menggeluti usaha budidaya ternak itik. Demi memajukan usaha bersama, mereka lalu sepakat menggabungkan diri dalam satu kelompok. Hanya dalam waktu cukup singkat, usaha mereka berkembang pesat. Melihat keuntungan yang dihasilkan, tak sedikit warga sekitar pun tertarik untuk ikut bergabung menggeluti usaha penetasan itik ini.

“Awalnya kita hanya 4 orang saja. Namun setelah berjalan dan terlihat hasilnya lumayan, banyak warga sekitar yang ikut bergabung meskipun tanpa kita ajak. Sekarang anggota kami ada sebanyak 22 orang,” ujar Ketua Kelompok Penetas Itik Unggul Mulyo, Sigit, saat acara Temu Lapangan bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, di Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, belum lama ini.

Meski fokus pada usaha penetasan itik, Kelompok Unggul Mulyo memiliki sejumlah bidang usaha. Mulai dari penetasan, pembesaran, indukan, produksi telur, pembuatan alat mesin penetas, hingga pengolahan pasca panen seperti pembuatan telur asin, pembuatan rica-rica bebek, hingga abon telur. Setiap bidang usaha itu dijalankan oleh masing-masing anggota di lahan masing-masing. Yakni dengan bekerjasama satu sama lain dalam satu kelompok.

“Untuk penetasan, dalam satu bulan kita bisa memproduksi sekitar 25 ribu anakan itik. Biasanya satu itik kita jual Rp5500 per ekor. Untuk keuntungan bisa mencapai Rp5-7 juta per bulan. Namun itu juga tergantung waktu atau musim. Jika sedang musim tanam padi, biasanya pesanan meningkat. Namun jika sedang musim panen akan menurun,” jelasnya.

Memasarkan itik hingga ke sejumlah daerah seperti DIY, Purworejo, Kebumen, dan Wonosobo, Sigit menuturkan, kelompoknya telah meraih sejumlah prestasi mulai dari juara ajang Adikarya Pangan Nusantara tingkat Nasional 2016, juara ajang Lomba Kelembagaan Ekonomi Petani tingkat Provinsi DIY 2016 dan juara Kelompok Ternak Itik se-Kabupaten Bantul juga pada 2016.

“Harapan ke depan kita bisa merambah jangkauan pasar yang lebih luas hingga ke luar Jawa. Karena kebutuhan pasar itik sampai saat ini masih belum terpenuhi. Hanya saja, salah satu kendala kami adalah kenaikan tarif listrik yang sangat drastis. Meski masih untung, namun ini jelas ikut memengaruhi,” katanya.

Dalam acara Temu Lapangan bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Sigit mengaku, sangat berterima kasih pada Titiek Soeharto. Pasalnya, sejak merintis kelompok penetasan itik 2015 lalu, Sigit mengaku telah banyak dibantu oleh Titiek Soeharto. Mulai dari pemberian bibit itik, alat penetasan itik, hingga alat-alat sarana pendukung lainnya.

“Sejak awal merintis kelompok usaha penetasan itik ini kita memang sudah banyak dibantu Ibu Titiek Soeharto. Karena itu kita sangat berterima kasih. Sekaligus juga kita ingin menyampaikan bahwa dari bantuan yang diberikan itu, kita telah mampu mengembangkan serta meraih sejumlah prestasi,” katanya.

Sigit menunjukkan sejumlah itik hasil produksinya.

Sementara itu, Titiek Soeharto mengaku, sangat mengapresiasi keberhasilan Kelompok Penetasan Itik Unggul Mulyo dalam mengembangkan usahanya. Selain telah meraih sejumlah prestasi, kelompok penetasan itik Unggul Mulyo juga dinilai telah berhasil mengangkat ekonomi anggota dan mensejahterakan warga di sekitarnya.

“Semoga usaha semacam ini bisa dicontoh warga dan kelompok di desa-desa lainnya. Sehingga semakin banyak pemuda desa yang bisa mandiri tanpa harus bekerja jadi buruh di kota,” katanya.

Sumber : http://www.cendananews.com/2017/05/dua-tahun-berdiri-kelompok-penetasan.html

Admin1 MCN

. Follow Admin1 MCN on : Facebook, Google+, Twitter, linkedin

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)