Jul 062014
 

Barang siapa berebut harta benda yang menyebabkan retaknya negara dan bangsa, itu bukan tindak yang mulia sebab akhirnya rusak negaranya.

Sing sapa rebutan bandha kang maraake crahing negara lan bangsa, iku dudu laku kang utama, awit wekasane rusak negarane.

Whoever fights for wealth so as to cause conflicts in the nation and the state does not perform virtue.[1]

[1] “Butir-Butir Budaya Jawa”, Kebendaan (On Material Goods) #4. Nasehat HM. Soeharto, Presiden RI kedua kepada putra-putrinya, sebagaimana dikompilasi dalam buku “Butir-Butir Budaya Jawa, Hanggayuh Kasampurnaning Hurip, Berbudi Bawaleksana, Ngudi Sejatining Becik“. Disajikan untuk perenungan kita bersama.

Titiek Soeharto

Siti Hediati Soeharto SE, putri Presiden RI kedua HM Soeharto, Ketua Bidang Tani dan Nelayan DPP Partai Golkar, Ketua Umum Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI), Ketua Umum Yayasan Seni Rupa Indonesia (YSRI), Pembina Yayasan Supersemar, Pembina Yayasan Purna Bhakti Pertiwi. Follow Titiek Soeharto on : Facebook, Google+, Twitter, linkedin

  3 Responses to “Berebut Harta & Sebabkan Keretaan Bangsa, Bukan Sikap Mulia”

  1. Kebijakan dan Kebajikan yang sangat dituntut untuk Rakyat Republik Indonesia saat ini ketika haus dengan para pemimpin yang berjiwa besar dengan penuh Ke Ikhlasan mengabdi bagi Nusa dan Bangsa kita tercinta ini. salam dari seberang, lombok islands.

  2. Senang saya dengan sosok mba Titiek Soeharto…
    Sukses selalu !!!!

  3. seneng bnged lihat kemesraan mb dg pak prabowo.
    moga yg selama ini terpisahkan, segera dpt bersatu kmbali.

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)